Kementerian Dalam Negeri melalui Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri III resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II Angkatan 2 dan Golongan III Angkatan 4 s.d. 7 Tahun 2026, Senin (20/3). Program ini diikuti 193 peserta, terdiri dari 38 peserta Golongan II dan 155 peserta Golongan III, dengan metode blended learning yang berlangsung pada 2 Februari hingga 25 April 2026.
Dalam acara pembukaan, Kepala BPSDM Kemendagri Dr. Sugeng Hariyono menegaskan bahwa ASN memegang tiga peran strategis, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa. Menurutnya, keberhasilan target pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas ASN sebagai pelaksana di lapangan.
Sugeng juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki bonus demografi dengan jumlah penduduk sekitar 288 juta jiwa, sementara ASN hanya sekitar 5 juta orang. Karena itu, setiap ASN dituntut menjadi penggerak perubahan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Karier saudara masih sangat panjang. Rata-rata usia peserta saat ini berada pada rentang 22 hingga 30 tahun. Artinya, masih tersedia waktu 30 sampai 38 tahun untuk terus berkembang, berprestasi, dan mencapai puncak pengabdian,” ujar Sugeng di hadapan peserta.
Ia menambahkan, para CPNS harus terus meningkatkan kompetensi teknis, sosial kultural, dan manajerial agar mampu menjawab tantangan birokrasi modern. ASN masa depan, lanjutnya, adalah mereka yang adaptif, bersih dari korupsi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas.
Melalui Latsar ini, BBPKA-PDN III Yogyakarta berkomitmen menyiapkan generasi ASN profesional yang siap mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Tim Media dan Publikasi
BBPK Jogja
Website : bbpkgjogja.kemendagri.go.id
IG : @bbpkjogja
Youtube : BBPK Jogja Official
Galeri Gambar




